Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Humor Lucu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Humor Lucu. Tampilkan semua postingan

Ngakak ! Cerita Dari Neraka Indonesia

Minggu, 07 Agustus 2011

ini cerita lucu tentang kondisi neraka khusus orang Indonesia.

Adalah orang perampok kawakan asal Indonesia yang mati tertembak polisi ketika sedang merampok bank. Begitu meninggal, nyawanya langsung di kirim ke neraka.


Di pintu masuk neraka, terpampang tulisan nama-nama negara seperti, Inggris, Amerika, Rusia, Jepang dan lainnya termasuk Indonesia. Setelah bertanya ke bagian informasi, ternyata neraka itu dibagi-bagi sesuai dengan asal setiap orang, tapi siapapun boleh memilih ke neraka negara mana saja.

Karena si perampok ini ngefans sama celebrities Amerika, akhirnya dia memilih masuk ke pintu neraka Amerika. Pintu di buka, ternyata tidak banyak orang yang antri.

"Kalian diapain di sini?" dia bertanya kepada salah satu yang antri.

"Pertama kita didudukkan di atas kursi listrik selama satu jam, lalu didudukkan lagi di atas kursi paku selama satu jam, terakhir disiram dengan bensin dan disulut api sambil menunggu setan Amerika datang yang akan mencabik kita sepanjang sisa hari."

Karena kedengarannya tidak menyenangkan, si perampok tadi pindah ke pintu neraka negara lain. Mulai dari Rusia, Inggris, Jepang dan negara-negara lain. Tapi, perlakuan di sana sama semua seperti di neraka Amerika.

Akhirnya dia memutuskan untuk ke neraka orang Indonesia, siapa tahu perlakuannya lebih menyenangkan. Pintu dibuka, dia kaget. Banyak sekali orang yang antri di sini, bahkan orang-orang dari negara lain ikut berdesak-desakan.

"Kalian diapain di sini?" dia bertanya kepada salah satu orang Indonesia yang ikut antri.

"Pertama kita didudukkan di atas kursi listrik selama satu jam, lalu didudukkan lagi di atas kursi paku selama satu jam, terakhir disiram dengan bensin dan disulut api sambil menunggu setan Indonesia datang yang akan mencabik kita sepanjang sisa hari."

"Lho! Itu kan sama persis dengan neraka-neraka yang lain?!" si perampok 'ga habis pikir. "Tapi, kenapa orang yang antri lebih banyak ketimbang di neraka tetangga sebelah?"

"Mas, di sini service-nya sangat-sangat buruk; kursi listriknya nggak nyala karena listrik sering mati, kursi pakunya nggak ada - tinggal pakunya aja karena kursinya sering diperebutkan, bensinnya juga 'ga ada tuh - harganya melambung tinggi, panitia 'ga sanggup beli," kata orang tadi. "Dan yang paling enak, setannya itu dulu anggota DPR, jadi dia cuman dateng, tanda tangan absen, langsung pulang…"


Read Post | komentar

Percakapan Polos Bocah2 TK, (ga pake rekayasa gan...)

Sabtu, 06 Agustus 2011


Kira2 lo pada waktu kecil kayak gini nggak ya ..
 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEgrIMQmvc_ir1OtblFnUQvoYaAYlndUmWpPoJZr1XyLCsOvMjU6C5VSKxKdanC-u5vO_uGxsEqHwP0AMkx4cRrEyHgLwA7qpEGPLH2xouf2CXq9oDI0jyHof4tf8lleVljNdtFoDu8G8/s1600/kartun2.jpg
suatu hari saat istirahat makan bersama...

Icha (4th): Fif ayo tebak, aku bawa bekal apa?
Afif(4th) : ........(sambil mengangkat bahu)
Icha : Nih aku kasi petunjuk ya, depannya "A" belakangnya "YAM"
Afif : OOoooo...aku tau...pasti "AYAM"!!!
ane : .....................???? (tebaknnya koq gampng bgd siy...)


**********************

Suatu hari saat belajar berhitung di kelas,

ane : 8 + 3 =..... ayo coba bagaimana caranya?
Gema(6th) : delapannya di mulut , tiganya di jari, habis
delapan....sembilan, sepuluh ,sebelas
ane : Iya, gema betul....Sekarang Rifky (6th)(anak ini agak
lama connectnya klo sedang belajar) 7 + 5 berapa?
Rifky : Jarinya di mulut, mulutnya di........
ane : (dalam hati ....wakakakakaka....) Bukan begitu Rifky...
Gema : hwahahahahahahaha...Bunda aku ngebayangin kalo jarinya
di mulut jadi ga bisa ngomong dunk....
ane : .......*@!?@*^XZ.......

**************************

Suatu hari saat sedang les di rumah ane,

Nilam (4th) : Bunda, kampungku kan jauuuh...bgt...di
Sumedang. Jalanannya nanjak...lamaaa deh, aku aja sampe
ketiduran trus bangun lagi tapi belum sampe juga.
Fahmi (5thn) : Kampungku juga jauh Bun, di Pacitan
Nilam : Ih...jauhan kampung aku , Fahmi....
(yg baca cerita ini tau kan... Sumedang n Pacitan jauhan mana?)

Fahmi : jauhan aku Nilam....
Nilam : Ih...pokoknya jauhan kampung aku!!! Ayo suit, jauhan
kampung siapa?
(Lalu mereka berdua pun SUIT)

FAhmi : (jempol)
Nilam : (telunjuk)
Fahmi : Aku menang!! Tu kan bener....jauhan kampung aku....
ane : ......... (garuk2 kpala)
Read Post | komentar

Mengenang Humor-humor Gus Dur

Rabu, 20 Juli 2011


Sebagai tokoh pluralis, mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur juga dikenal sebagai sosok yang humoris. Banyak celutukan, guyonan, dan tanggapannya atas peristiwa dan masalah pelik membuat masyarakat yang keningnya berkerut, dengan refleks menarik ujung bibir dan membentuk seulas senyuman.
Bahkan Suatu saat, ketika ditanya tentang “hobinya” ini, bagi Gus Dur, humor sudah menjadi makanan sehari-harinya.
“Gus, kok suka humor terus sih?” tanya seseorang, yang kagum karena humor Gus Dur selalu berganti-ganti. “Di pesantren, humor itu jadi kegiatan sehari-hari,” jelasnya. “Dengan lelucon, kita bisa sejenak melupakan kesulitan hidup. Dengan humor, pikiran kita jadi sehat,” sambungnya.
Banyak humor-humor yang dilontarkan Gus Dur dalam berbagai kesempatan, yang bisa kita simak berikut.
Humor NU
Seperti saat menggambarkan fanatisme orang NU, bagi Gus Dur, ada tiga tipe orang NU.
“Kalau mereka datang dari pukul tujuh pagi hingga jam sembilan malam, dan menceritakan tentang NU, itu biasanya orang NU yang memang punya komitmen dan fanatik terhadap NU,” jelasnya tentang jenis yang pertama.
Jenis yang kedua adalah mereka yang meski sudah larut malam, sekitar jam dua belas sampai jam satu malam, namun masih mengetuk pintu Gus Dur untuk membicarakan NU, “Itu namanya orang gila NU.”
“Tapi kalau ada orang NU yang masih juga mengetuk pintu rumah saya jam dua dinihari hingga jam enam pagi, itu namanya orang NU yang gila,” kata Gus Dur sambil terkekeh saat itu.
Humor Polisi
Humor lain yang diingat banyak orang adalah kritikan dalam bentuk lelucon yang dolintarkan saat banyak pihak mempertanyakan moralitas polisi, yang masih bisa berlaku dengan saat sekarang walaupun humor ini dilontarkannya setyahun silam.
“Polisi yang baik itu cuma tiga. Pak Hugeng almarhum bekas Kapolri, patung polisi dan polisi tidur,” selorohnya.
Humor Umat Beragama
Guyonan lainnya dilontarkan Gus Dur saat menghadiri “Seminar wawasan kebangsaan Indonesia” di Batam. Di hadapan 100 pendeta dari seluruh propinsi Kepri, Gus Dur menjelaskan kebersamaan harus diawali dengan sikap berbaik hati terhadap sesama.
“Oleh karena itu seluruh umat bertanggungjawab atas masa depan bangsa. Boleh berantem satu sama lain tapi keselamatan bangsa tetap diutamakan,” kata Gus Dur disambut tawa peserta.
Humor DPR
Dia juga sempat melontarkan guyonan tentang prilaku anggota DPR RI. Sempat menyebut mereka sebagai anak TK, Gus Dur pun berseloroh anggota DPR sudah “turun pangkat” setelah ricuh dalam sidang paripurna pembahasan kenaikan bahan bakar minyak (BBM) pada 2004 silam.
“DPR dulu TK sekarang playgroup,” kata Gus Dur di kediamannya di Ciganjur, Jakarta, Selatan, Kamis (17/03), ketika menjawab pertanyaan wartawan tentang kejadian di DPR saat sidang Rabu (16/03).
Humor Jihad
Bahkan saat menanggapi aksi jihad yang dilakukan oleh banyak warga Muslim yang percaya kematiannya akan “menjamin” tempat di surga, Gus Dur malah kembali melemparkan leluconnya.
“Gus, betulkah para pengebom itu mati syahid dan bertemu bidadari di surga?” tanya seorang wartawan kepada Gus Dur.
Gus Dur pun menjawab, “Memangnya sudah ada yang membuktikan? Tentu saja belum kan, ulama maupun teroris itu kan juga belum pernah ke surga. Mereka itu yang jelas bukan mati syahid tapi mati sakit. Dan kalau pun mereka masuk surga, mereka akan menyesal bertemu bidadaru, karena kepalanya masih tertinggal di dunia dan ditahan oleh polisi.”
Humor Ziarah
Mungkinkah Gus Dur benar-benar percaya pada isyarat dari makam-makam leluhur? Kelihatannya dia memang percaya, sebab Gus Dur selalu siap dengan gigih dan sungguh-sungguh membela “ideologi”nya itu. Padahal hal tersebut sering membuat repot para koleganya.
Tapi, ini mungkin jawaban yang benar, ketika ditanya kenapa Gus Dur sering berziarah ke makam para ulama dan leluhur.
“Saya datang ke makam, karena saya tahu. Mereka yang mati itu sudah tidak punya kepentingan lagi,” katanya.
Gitu Aja Kok Repot
Selain humornya, Gus Dur juga dikenal dengan jawabannya yang menyederhanakan pemikiran masyarakat yang terkadang berbelit-belit. Dia kerap kali menjawab, “Gitu aja kok repot.”
Seperti saat dia memberikan tanggapan perihal pernyataan Probosutedjo perihal kebenaran kondisi Soehrato yang sakit. Saat itu (2 Maret 2000), Gus Dur mengaku tidak diijinkan bertemu dengan Soherto.
Gus Dur mengakui, dari pihaknya tidak ada masalah sama sekali untuk mengunjungi Soeharto, dan pintunya selalu terbuka. “Perkara saya pergi dengan siapa tidak masalah. Dengan Marzuki Darusman atau kalau perlu seluruh kabinet saya bawa. Begitu saja kok repot-repot,” katanya.
Jawaban yang sama juga dilontarkan cucu pendiri NU itu saat menanggapi tuntutan Fron Pembela Islam (FPI).
“Jangan takut dan khawatir, tenang-tenang saja. Gitu aja kok repot.”
Ucapan ini menjadi trademark tersendiri, sehingga ucapan ini pula yang ditiru oleh Gus Pur dalam acara Republik Mimpi.
Saat ditanya Andy F Noya dalam acara Kick Andy, perihal peran yang dilakoni Handoyo, Gus Dur pun kembali menanggapi dengan enteng.
“Abis gimana lagi, yah anggep saja sudah. Itung-itung advertensi (iklan) gratis,” katanya disambut gelak tawa penonton.
Read Post | komentar

Cara membuat indomie tanpa menggunakan kompor dan api

Kamis, 16 Juni 2011



DAFTAR ISI

Papan Informasi
Agan penjelajah semua, add FB admin@ jelajahunik, ajak temen, sodara, ato pacar buat add admin, bisa narsis di www.MyJelajahunik.tk ... next, 1000 pnjelajah pertama yang jadi tmen admin akan di tampilin di www.MyJelajahunik.tk

SELASA, 24 MEI 2011

Cara membuat indomie tanpa menggunakan kompor dan api

Jangan keseringan melakukan trik ini karena memang berbahaya jika plastik terkena air panas.
Lakukan jika memang udah bener2 kepepet 
Disini ane cuma share trik aja

Cara Membuat Indomie Tanpa Menggunakan Kompor
Siapa sih yang ga tau dengan indomie?
Makanan ini banyak diminati dan murah meriah tentunya.
Cara untuk menikmati makanan ini biasanya dengan dimasak terlebih dahulu di atas kompor kan?
Ane ada cara nih gan untuk memasak indomie ini tanpa menggunakan kompor dan api.
Cara ini sudah sering ane praktekan. Jadi aman kok 

Yaitu dengan menggunakan..

Dispenser? 


Begini Caranya..


Step 1
Siapkan indomienya. Bisa beli di warung. Kisaran harga 1500

Step 2
Keluarkan bumbu bumbunya

Step 3
Tuangkan air dispenser (yang panas gan tentunya) ke dalam bungkus mienya. Tuangkan saja secukupnya.

Step 4
Setelah itu karet bagian atas bungkus mie dengan menggunakan karet gelang. Usahakan yang rapat ya.

Step 5
Sambil menunggu mienya jadi, tuangkan bumbunya ke dalam mangkuk.

Step 6
Tunggu sekitar 3 - 5 Menit. Kalu sudah buka bungkusnya dan seperti inilah mienya.


Step 7
Tuangkan mienya ke dalam mangkuk.

Step 8
Mie seadanya siap disajikan.
Tanpa Kompor, Tanpa api

Hanya Butuh air dispenser panas (bisa diakali dengan minta ke ibu kost) dan jangan lupa karet gelang




sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6986460
Read Post | komentar
 
© Copyright Cukup Tau 2011 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates and Theme4all